Hal Yang Harus Diperhatikan Dari CVT Motor Matic

Bagi kamu pengguna motor matic, CVT merupakan hal yang paling penting dalam motor matic karena jika rusak, maka biaya penggantian atau perbaikannya memakan cukup banyak biaya.

CVT sendiri terdiri dari beberapa komponen yang harus diperiksa secara rutin, karena komponen tersebut bekerja dengan saling terkait satu sama lain, jadi dipastikan semua fungsi tersebut harus berada dalam kondisi yang bagus agar dapat memberikan performa yang baik.

Terdapat 3 komponen CVT yang harus kamu perhatikan dibawah ini

1.Roller

Roller

Roller merupakan salah satu dari 3 komponen utama dalam CVT, roller berfungsi sebagai pemberat komponen rumah roller atau bisa juga disebut sebagai pulley primer yang nantinya akan membantu memudahkan rotasi perputaran dari pulley.

Komponen ini sering kali mengalami kerusakan yang disebabkan oleh penggunaan motor matic dalam jarak yang cukup jauh.

Biasanya roller yang digunakan secara berlebihan dan tidak diberikan jeda waktu istirahat akan berbentuk peyang sedikit demi sedikit yang semua berbentuk bulat sempurna.

Menurut beberapa saran dari mekanik resmi, idealnya jika kamu sedang berkendara menggunakan motor matic, ada baiknya memberikan waktu istirahat setiap dua jam sekali. Karena jika kamu memaksakan terus menerus, mesin akan menjadi overheat yang bisa menyebabkan mogok, hal tersebut juga bermanfaat untuk tubuh ada agar bisa beristirahat sebentar.

Roller tidak hanya rusak dikarenakan penggunaan jarak yang jauh, tetapi bisa juga terjadi karena penggunaan motor yang secara ugal-ugalan. Apabila kamu terlalu sering menarik tuas gas secara penuh hal itu dapat menyebabkan roller menjadi cepat aus, hal tersebut berdampak pada perbedaan suara yang lebih kasar dari sebelumnya.

2.V-Belt

V-Belt

V-belt merupakan komponen yang berfungsi layaknya seperti rantai jika pada motor bebek, v-belt sendiri dibuat dari karet khusus yang berbeda pada karet umunya yang memiliki bentuk yang lebih lembek.

Dalam CVT, v-belt juga menjadi salah satu komponen yang harus diperhatikan, karena penggunaan dalam jangka Panjang v-belt bisa mengalami beberapa kerusakan seperti retakan yang muncul di beberapa bagian belt dan karet yang sudah tidak selentur diawal.

Cara kerjanya sama seperti rantai, apabila kalian mengalami putus v-belt ditengah perjalanan, maka dipastikan motor kamu tidak dapat berjalan lagi, karena tidak ada perantara yang menghubungkan dari putaran mesin ke roda belakang.

v-belt yang putus tidak hanya membuat motor mogok, namun juga bisa berpengaruh ke komponen lain. Oleh karena itu, kamu harus rajin mengecek atau bahkan mengganti v-belt secara rutin, apabila ditemukan retakan pada v-belt segera lakukan penggantian dengan unit yang baru.

3.Kampas Kopling

Kampas Kopling

Hal yang ketiga ini juga tidak boleh dianggap remeh, kampas kopling yang dimiliki oleh motor matic memiliki perbedaan dengan motor bebek ataupun motor ayam. Perbedaan yang paling terlihat adalah bentuknya yang berbeda, jika pada motor matic akan berbentuk seperti tromol rem.

Komponen ini sendiri memiliki fungsi sebagai penerus putaran yang berfungsi menggerakan roda, biasanya kerusakan pada kampas kopling terjadi karena pengereman mendadak pada saat kecepatan tinggi.

Maka dari itu kamu harus memberikan perhatian ekstra terhadap komponen ini juga karena komponen ini rentan mengalami aus, apalagi jika anda berkendara dengan kondisi kemacetan yang mengharuskan stop and go.

Jadi, kira-kira itulah beberapa tips tentang bagian CVT yang harus diperhatikan, pastikan kamu melakukan pengecekan dan service secara berkala ya. Semoga bermanfaat.